Posted by: starhein | November 8, 2007

Astronomi Ilmu Mahal?

Tidak sedikit orang yang menyatakan setuju tentang judul di atas. Terutama bagi masyarakat Indonesia pastinya. Dalam benak mereka, jika ingin belajar tentang astronomi berarti harus pergi ke observatorium, yang katanya sulit dengan segala birokrasi plus mesti morogoh cukup banyak isi kantong. Ditambah jika harus membeli teleskop, binokuler, buku-buku impor (buku astro versi Indonesia yang kompeten sedikit banget, sih), dan segala pernak-pernik lainnya. Wuihh… Kalau semua orang Indonesia berpikir seperti itu, sudah dipastikan negara ini tidak akan pernah menghasilkan para astronom.

Namun kenyataannya, toh para pecinta langit ini masih tetap eksis dan getol sekali dengan kegiatan stargazing-nya. Baik yang profesional maupun amatir. Meski tidak dipungkiri bahwa mereka memang masih menjadi kaum minoritas di negara tercinta ini.

Tapi, apakah para astronom (baik profesional atau amatir) itu semuanya memiliki teleskop? Tidak! Apa kesemuanya pernah pergi ke Observatorium Bosscha? Humm..hanya astronom profesional saja yang wajib ke sana. Sedangkan astronom amatir, tidak semuanya pernah pergi ke sana. Apa mereka semua memiliki buku-buku impor nan tebal nan mahal yang berisi “all about astronomy”? Tidak juga.

So, sepertinya pikiran-pikiran mengenai betapa mahal ilmu astronomi itu perlu dibuang jauh-jauh. Tenggelamkan ke black hole kalau bisa. Karena untuk modal awal mempelajari astronomi, mempelajari tentang semua hal di langit sana, hanya perlu mata. Maaf bagi yang tuna netra. Dengan bola mata, kita bisa melihat langit, mempelajari gerak-geriknya, bagaimana seluruh penghuni angkasa itu beredar dan saling terpaut satu sama lain. Kerlip objek bercahaya itu saling mengedip seperti membalas kedipan mata kita. Bintang, galaksi, planet, meteor, komet. Untuk Bulan dan Matahari tentunya tidak pernah terlihat ‘berkedip’. Bisa kaget semua orang bila memang terjadi.

Tips bila ingin mulai belajar astronomi dari awal. Ini pengalaman pribadi penulis.

1. Jika anda benar-benar blank tentang astronomi, mulailah dengan membiasakan menatap langit terlebih dahulu. Sekadar perkenalan begitulah. Tak kenal maka tak sayang, bukan?
2. Setelah itu anda bisa mencari tahu fenomena-fenomena yang biasa terjadi tentang astronomi. Contohnya seperti gerhana, transit planet, dll. Informasi-informasi itu bisa didapat dari banyak media. Media cetak, TV, internet apalagi.
3. Cobalah bergabung dengan klub astronomi yang dekat dengan kota anda. Sekarang ini sudah ada klub astronomi di beberapa kota. Bergabung dengan orang-orang sehobi akan memudahkan anda memperoleh banyak informasi dan berdiskusi.
4. Jika anda kesulitan dengan klub astronomi ini, ikutlah grup millis yang biasa berdiskusi tentang astronomi. Atau membentuk klub astronomi dengan beberapa orang juga bukan ide yang buruk.
5. Dari tahap-demi tahap itu, anda akan bisa mencari link-link ke ‘masyarakat astronomi’ lainnya. Bertemu banyak orang yang lebih tahu tentang astronomi dan belajar darinya. Dari sana anda juga akan mendapat bantuan berbagai macam barang pinjaman. Buku astronomi pinjaman, teleskop pinjaman, dll. Tidak perlu beli mahal-mahal, bukan?

So, siap untuk belajar astronomi? GO! ^o^/

Advertisements

Responses

  1. Asslikum…

    Hai tia…kapan dung kasih tau aku kalok da bintag yang paling bagus….

    ia ce aku se7 ilmu tumang semuanya maahal….

    tapi kan gak kan jadi berguana kalok gak dituarin ya gk…?>

    hahahahha….

    love you
    22102007

  2. Saya belajar astronomi harus setor 2jt per 6 bulan. ๐Ÿ˜•

    Rindu negeri di mana ilmu begitu mudah didapatkan.. ๐Ÿ™„

  3. yang paling sulit itu adalah mengawalinya, apalagi kalau sendiri. kalau mau mencari kawan, kita masih ragu, “orang ini suka astronomi juga ga, ya?” ๐Ÿ˜€

    ga kok, astronomi bukan ilmu yang mahal. informasi sudah sangat mudah diperoleh dari internet. donlot peta bintang juga gampang. langit masih gratis.

  4. ga setuju…
    tapi kayaknya susa…..h bgt, dulu di sma ada club yang bisa q ikutin, walo baru berdiri tapi tetep seru. sekarang… rasanya jauh… bener bgt kata bang anton yg paling sulit adalah mengawalinya, ditempat q sekarang tidak dapat terditeksi ada club astronomi,,,
    hiks…

  5. Assalamualaikum.
    Wuihh… keren banget nich blog! Kak mau nanya nich, akukan ikutan olimpiade astronomi, tapi agak kurang dapat soal-soal tentang olimpiade astronomi, kalu kakak punya soal-soalnya, boleh minta ga?
    Makasi ya

  6. Kalau saya amatiran dalam Astronomi, sejak hobby menggunakan Program Linux mulai Linux Merdeka s/d L Mandriva 2008 –>ada Program Astronomi KStars.
    Fenomena Gerhana Matahari ; Bulan atau Planet Lainnya seperi Gerhana Mars ( yg hanya dpt disaksikan dr Semarang) pada tahun 2007, Dapat saya saksikan secara maya dan tidak perlu keluar rumah.
    Sebagai Muslim sering iseng menentukan penentuan awal bulan Hijriah Topik yg masih hangat tentunya penentuan 1 Syawal 1432 H, saya dpt memastikan bhw Lebaran jatuh pd tgl 30 Agustus 2011.
    Salam


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: